IMPLEMENTASI METODE CARD SORT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII MATA PELAJARAN FIKIH MTs AL URWATUL WUTSQO JOMBANG

A. Metode Pembelajaran

  1. Pengertian Metode

Istilah metode berasal dari bahasa Yunani “metodos”. Kata ini berasal dari dua suku kata: “metha” berarti melalui atau melewati, dan “hodos”yang berarti jalan atau cara. Metode berarti jalan atau cara yang harus di lalui untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam bahasa Arab metode disebut “Thariqat”, dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, “metode” adalah cara yang teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai maksud, sehingga dilalui untuk menyajikan bahan pelajaran agar tercapai tujuan pengajaran.

Metode (Method), harfiah berarti “cara”. Dalam pemakaian yang umum metode diartikan sebagai cara melakukan suatu kegiatan atau melakukan pekerjaan dengan menggunakan fakta dan konsep-konsep sistematis. Dalam dunia psikologi, metode berarti prosuder sistematis (tata cara yang berurutan) yang biasa dugunakan untuk menyelidiki fenomena kejiwaan seperti metode klinik, metode eksperimen dan sebagainya

2. Macam-macam Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran merupakan instrumen penting dalam proses pembelajaran sekaligus juga menjadi variabel penting dalam proses pembelajarn yang mempengaruhi hasil pembelajaran. Secara umum metode pembelajaran bisa dipakai untuk semua mata pelajaran. Termasuk juga mata prlajaran PAI. Pada pembahasan ini akan disampaikan beberapa metode pengajaran di antaranya metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, metode demonstrasi, metode karya wisata dan metode card sort dan lain-lain.

a. Metode Diskusi

Metode diskusi ialah suatu cara mempelajari meteri pelajaran dengan memperdebatkan masalah yang timbul dan saling mengadu argumentasi secara rasional dan obyektif. Cara ini menimbulkan perhatian dan perubahan tingkah laku anak dalam belajar. Metode diskusi juga dimaksudkan untuk dapat merangsang siswa dalam belajar dan berfikir secara kritis dan mengeluarkan pendapatnya secara rasional dan ojektif dalam pemecahan suatu masalah.

b. Metode demontrasi

merupakan metode yang menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana melakukan sesuatu kepada anak didik. Demontrasi merupakan metode mengajar yang sangat efektif, sebab membantu anak didik untuk mencari jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan fakta (data) yang benar. Demontrasi yang dimaksud ialah suatu metode mengajar yang memperlihatkan bagaimana proses terjadinya sesuatu.

c. Metode Sambutan Melingkar

suatu cara untuk menghimpun pendapat warga belajar, yang pelaksanaannya setiap warga belajar harus mengemukakan pendapatnya sesuai dengan permasalahan yang diajukanoleh sumber belajar secara bergiliran dalam keadaan tempat duduk yang melingkar.

d. Metode Cart Sort

merupakan kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajajarkan konsep, karakteristik klasifikasi, fakta tentang obyek atau mereview ilmu yang telah diberikan sebelumnya. Gerakan fisik yang dominan dalam dapat membantu mendinamisir kelas yang kelelahan.

B. Definisi Card Sort

1. Pengertian Card Sort

Card Sort bisa disebut sortir kartu yaitu pemilahan kartu. Metode  ini merupakan kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep, karakteristik, klasifikasi, fakta, tentang obyek atau mereview informasi. Gerakan fisik yang dominan dalam strategi ini dapat membantu mendinamiskan kelas yang jenuh dan bosan.

2. Card Sort sebagai pembelajaran Aktif (Active Learning)

a. Apa itu pembelajaran Aktif?

Pembelajaran aktif adalah sesuatu pembelajaran yang mengajak siswa untuk belajar secara aktif. Ketika siswa belajar dengan aktif, berarti berarti mereka mereka mendominasi aktifitas pembelajaran. Dengan ini mereka secara aktif menggunakan otak, baik untuk menemukan ide pokok dari materi, memecahkan persoalan atau mengaplikasikan apa yang baru mereka pelajari ke dalam persoalan yang ada dalam kehidupan nyata. Dengan belajar akif ini, peserta didik diajak untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran, tidak hanya mental akan tetapi juga melibatkan fisik. Dengan cara ini biasanya peserta didik akan merasakan suasana yang lebih menyenangkan sehingga hasil belajar dapat dimaksimalkan.

b. Mengapa Belajar Aktif

Belajar aktif itu sangat diperlukan oleh peserta didik untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimum. Ketika peserta didik pasif, atau hanya menerima dari pengajar, ada kecenderungan untuk cepat melupakan apa yang telah diberikan. Oleh sebab itu, diperlukan perangkat terentu untuk dapat mengikat informasi yang baru saja diterima dari guru. Belajar aktif adalah suatu cara untuk mengikat informasi yang baru kemudian menyimpannya dalam otak. Mengapa demikian? karena salah satu faktor yang menyebabkan informasi cepat dilupakan adalah faktor kelemahan otak manusia itu sendiri. Belajar yang hanya mengandalkan indera pengindaraan mempunyai beberapa kelemahan, padahal hasil belajar seharusnya disimpan sampai waktu yang lama. Kenyataan ini sesuai dengan kata-kata mutiara yang diberikan oleh filosof kenamaan dari Cina Konfusius dengan mengatakan:

Apa yang saya dengar, saya lupa

Apa yang saya lihat, saya ingat

Apa yang saya lakukan, saya paham

Tiga pernyataan sederhana ini berbicara tentang perlunya cara belajar aktif yang melibatkan siswa untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran, baik secara fisik maupun mental meskipun pelaksanaanya belum bisa secara maksimal. Belajar aktif yang di maksud diantaranya metode Card Sort.

C. Motivasi Belajar Sebagai Hasil Belajar

1. Pengertian Motivasi Belajar

Banyak para ahli yang telah mengemukakan pengertian motivasi dengan berbagai sudut pandang mereka masing-masing, namun intinya sama, yakni sebagai suatu pendorong yang mengubah energi dalam dari seseorang ke dalam bentuk suatu aktifitas nyata untuk mencapai tujuan tertentu.

Menurut Mc. Donald,” Motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya felling dan didahului tanggapan terdapat adanya tujuan” perubahan energi dalam diri seseorang itu berbentuk suatu aktivitas nyata berupa kegiatan fisik. Karena seseorang mempunyai tujuan tertentu dari aktifitasnya, maka seseorang mempunyai motivasi yang kuat untuk mencapainya dengan segala upaya yang dapat ia lakukan untuk mencapai.

D. Mata Pelajaran Fikih

1. Pengertian Mata Pelajaran Fikih

Mata pelajaran fikih dalam kurikulum Madrasah Tsanawiyah adalah upaya salah satu bagian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang diarahkan untuk menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati dan mengamalkan hukum islam, yang kemudian menjadi dasar pandangan hidupnya(way of life) melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latian, serta penggunaan pengalaman. Diberengi tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beraragama dalam masyarakat hingga terwujud kesatuan dan persatuan beragama


Ahmad Munjin Nasih dan Lilik Nur Kholidah, Metode dan Teknik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Bandung: PT Refika Aditama, 2009 )

A. Fatah Yasin, Dimensi-dimensi Pendidikan Islam,(Malang: UIN Malang Press, 2008)

Basyiruddin Usman, Metode Pembelajar Agama Islam (Jakarta: Ciputat, 2002)

Syaifukl. Bahri Djamarah. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru . (Surabaya: Usaha Nasional 1994)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: